SANGIHE – Sorotan publik dalam gelaran Final Open Turnamen Tinju Amatir Piala Bupati Sangihe, Sabtu (18/4/2026), tak hanya tertuju pada sengitnya pertandingan, tetapi juga pada sosok muda berbakat, Kenzo Prince Manoi.
Remaja kelahiran Tahuna, 12 Januari 2012 ini tampil memukau di kelas semi junior 40 kilogram. Meski baru berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku kelas 2 SMP Negeri 1 Tahuna, Kenzo menunjukkan kualitas bertanding yang jauh melampaui usianya.
Sepanjang turnamen, Kenzo mencatatkan tiga kali penampilan dengan dua kemenangan melalui knockout (KO), sebuah pencapaian yang langsung mencuri perhatian penonton. Puncaknya terjadi di partai final saat ia berhadapan dengan Dave Pelealu dari sasana ERM BC.
Atmosfer di GOR Membara saat itu begitu bergelora. Euforia penonton terasa luar biasa, mengiringi setiap pukulan yang dilepaskan kedua petinju muda tersebut. Namun sejak ronde awal, Kenzo sudah tampil dominan. Pukulan-pukulan telaknya, dipadukan dengan teknik bermain yang matang, membuatnya tampil begitu percaya diri dan “epic” di atas ring.
Penampilan Kenzo bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang bagaimana ia membawa semangat baru dalam dunia tinju amatir di Sangihe. Gaya bertandingnya yang agresif namun terukur membuat banyak penonton terpukau.
Di balik keberhasilannya, terdapat peran besar keluarga. Kenzo merupakan anak kedua dari pasangan Fernando Manoi dan Lisa Paransi. Dukungan Ayah dan Ibu disebut menjadi salah satu kunci penting dalam perjalanan awal kariernya.
Fernando dan Lisa diketahui selalu hadir memberikan motivasi serta mendorong Kenzo untuk terus mengasah bakat di bidang olahraga, khususnya tinju. Support tersebut menjadi fondasi kuat bagi Kenzo untuk berkembang dan berani tampil maksimal di setiap pertandingan.
Dengan usia yang masih sangat muda dan potensi yang terus berkembang, Kenzo Prince Manoi digadang-gadang sebagai salah satu calon petinju masa depan Sangihe. Penampilannya di turnamen ini menjadi sinyal kuat bahwa regenerasi atlet tinju di daerah tersebut berjalan dengan baik.
Jika konsistensi dan dukungan terus terjaga, bukan tidak mungkin nama Kenzo akan melangkah lebih jauh, membawa harum nama daerah hingga ke level yang lebih tinggi
(Ryansengala)







Tidak ada Respon