Selusurnews.com – Sebuah fakta unik menjelang Piala Dunia FIFA 2026 menarik perhatian pecinta sepak bola dunia. Penyanyi internasional asal Kolombia, Shakira, ternyata memiliki catatan keterlibatan di ajang Piala Dunia yang lebih banyak dibandingkan Timnas Italia dalam rentang 20 tahun terakhir.
Fakta tersebut menjadi perbincangan luas di media sosial setelah Italia kembali gagal tampil di putaran final Piala Dunia 2026. Kondisi ini membuat Gli Azzurri harus absen untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah sebelumnya juga tidak lolos pada edisi 2018 dan 2022.
Sebaliknya, nama Shakira justru semakin lekat dengan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Penyanyi pemilik lagu legendaris “Hips Don’t Lie” itu telah beberapa kali menjadi bagian dari perhelatan Piala Dunia, baik melalui penampilan langsung maupun lagu resmi yang digunakan FIFA.
Keterlibatan Shakira di Piala Dunia dimulai pada edisi 2006 di Jerman. Namanya kembali mendunia saat membawakan lagu resmi Piala Dunia 2010, “Waka Waka (This Time for Africa)”, yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu lagu Piala Dunia paling sukses sepanjang sejarah.
Empat tahun kemudian, Shakira kembali meramaikan Piala Dunia Brasil 2014 melalui lagu “La La La (Brazil 2014)”. Lagu tersebut mendapat sambutan luar biasa dari penggemar sepak bola dan musik di berbagai negara.
Pada Piala Dunia FIFA 2026, Shakira kembali dipercaya menjadi bagian dari perayaan sepak bola dunia. Kehadirannya dalam seremoni pembukaan membuat namanya kembali menjadi sorotan publik internasional.
Jika dihitung sejak 2006 hingga 2026, Shakira tercatat terlibat dalam empat edisi Piala Dunia, yakni 2006, 2010, 2014, dan 2026. Sementara itu, Timnas Italia hanya tampil dalam tiga edisi selama periode yang sama, yaitu 2006, 2010, dan 2014.
Statistik tersebut membuat banyak penggemar sepak bola melontarkan candaan bahwa Shakira memiliki “rekor Piala Dunia” yang lebih baik dibandingkan Italia dalam dua dekade terakhir. Meski perbandingan itu bersifat humoris karena membandingkan seorang penyanyi dengan tim nasional sepak bola, fakta angka keterlibatannya memang tidak dapat dibantah.
Italia sendiri merupakan salah satu negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi empat gelar juara dunia. Namun dalam beberapa tahun terakhir, performa mereka mengalami penurunan sehingga gagal menembus putaran final pada tiga edisi berturut-turut.
Di sisi lain, Shakira tetap menjadi salah satu ikon budaya paling identik dengan Piala Dunia modern. Lagu-lagunya terus dikenang oleh penggemar sepak bola dari berbagai generasi dan menjadi bagian penting dari kemeriahan turnamen terbesar di dunia tersebut.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana sepak bola dan musik dapat saling melengkapi dalam membangun sejarah Piala Dunia. Bahkan, dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, nama Shakira justru lebih sering hadir di panggung Piala Dunia dibandingkan salah satu kekuatan besar sepak bola dunia, Italia.
(Editor: Lekra’s)







Tidak ada Respon