Belanda Ukir Rekor 14 Laga Tanpa Kekalahan Usai Hancurkan Swedia 5-1.

Redaksi
Selebrasi Brian Brobbey usai membobol gawang Swedia. (Foto: Facebook OnsOranje)
Selebrasi Brian Brobbey usai membobol gawang Swedia. (Foto: Facebook OnsOranje)
A-AA+A++

Selusurnews.com – Timnas Belanda mencatatkan rekor istimewa setelah menghancurkan Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026, Sabtu (20/6/2026) waktu setempat.

Kemenangan tersebut bukan hanya mengantarkan Oranje ke puncak klasemen sementara Grup F, tetapi juga memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka di ajang Piala Dunia menjadi 14 pertandingan berturut-turut.

Rekor itu menjadikan Belanda sebagai salah satu tim dengan rentetan laga tanpa kekalahan terpanjang dalam sejarah Piala Dunia. Catatan tersebut membentang sejak Piala Dunia 2006 dan terus berlanjut hingga edisi 2026.

Dalam laga melawan Swedia, Belanda tampil dominan sejak menit awal. Brian Brobbey mencetak dua gol cepat pada 17 menit pertama pertandingan, sebelum Cody Gakpo turut menyumbang dua gol. Satu gol lainnya dicetak Crysencio Summerville.

Kemenangan 5-1 juga menjadi salah satu kemenangan terbesar Belanda atas Swedia dalam turnamen resmi Piala Dunia. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan ketajaman lini serang Oranje yang mulai menemukan performa terbaiknya setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga pembuka.

Dengan torehan empat poin dari dua pertandingan, Belanda kini berada di posisi terdepan untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar. Jika mampu mempertahankan tren positif ini, tim asuhan Ronald Koeman berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara Piala Dunia 2026.

Selain memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi 14 pertandingan beruntun di Piala Dunia, Belanda juga mencatat kemenangan terbesar mereka di edisi 2026 lewat pesta lima gol ke gawang Swedia. 

Produktivitas lima gol itu menjadi yang tertinggi Oranje sejauh turnamen berlangsung. Sementara itu, Brian Brobbey mencuri perhatian dengan mencetak dua gol hanya dalam 17 menit pertama, sebuah catatan yang menempatkannya di antara pencetak brace tercepat Belanda dalam sejarah Piala Dunia. (*)

(Editor: Lekra’s)