Brasil Tundukkan Haiti 3-0, Matheus Cunha Bersinar di Piala Dunia 2026

Redaksi
Selebrasi Matheus Cunha usai membobol gawang Tahiti. (Foto: Tangkapan layar Youtube)
Selebrasi Matheus Cunha usai membobol gawang Tahiti. (Foto: Tangkapan layar Youtube)
A-AA+A++

Selusurnews.com – Timnas Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Timnas Haiti pada laga kedua Grup C Piala Dunia FIFA 2026, Jumat (19/6/2026) waktu setempat. Kemenangan ini mengantarkan Selecao ke puncak klasemen sementara Grup C sekaligus menjaga peluang besar lolos ke fase gugur. 

Brasil langsung mengambil kendali permainan sejak menit awal. Keunggulan pertama lahir pada menit ke-23 melalui penyerang Matheus Cunha. Gol tersebut berawal dari situasi kemelut di depan gawang Haiti yang berujung bola bersarang ke gawang Johny Placide. 

Dominasi Brasil berlanjut pada menit ke-36. Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan terobosan matang dari Vinícius Júnior. Gol kedua itu membuat Brasil semakin nyaman mengendalikan jalannya pertandingan. 

Menjelang turun minum, Vinicius Jr melengkapi pesta gol Brasil. Pada menit 45+3, bintang Real Madrid tersebut sukses menuntaskan umpan panjang Lucas Paquetá untuk mengubah skor menjadi 3-0. 

Di babak kedua, Brasil tetap mendominasi penguasaan bola, namun tidak menambah gol. Sementara itu, Haiti berusaha memberikan perlawanan melalui serangan balik, tetapi lini pertahanan Brasil yang dikawal Alisson Becker tampil disiplin hingga peluit akhir berbunyi. 

Hasil ini menjadi kemenangan pertama Brasil setelah sebelumnya ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pembuka Grup C. Dengan koleksi empat poin, tim asuhan Carlo Ancelotti berada di posisi teratas klasemen sementara bersama Maroko, namun unggul selisih gol. Haiti yang belum meraih poin dipastikan menjadi tim pertama yang tersingkir dari Grup C. 

Bagi Haiti, kekalahan ini menjadi pukulan berat. Meski berstatus salah satu tim kuda hitam dari kawasan CONCACAF, negara yang saat ini menempati peringkat ke-157 FIFA dengan 1.019,04 poin itu belum mampu bersaing menghadapi kekuatan tradisional sepak bola dunia seperti Brasil.

(Editor: Lekra’s)