PKB Sangihe Gelar Muscab, Bidik Lima Kursi DPRD pada 2029?

Ryan Sengala
Muscab PKB Sangihe Dihadiri Bupati Thungari (Foto.ist)
Muscab PKB Sangihe Dihadiri Bupati Thungari (Foto.ist)
A-AA+A++

Sangihe – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Musyawarah Cabang (Muscab), Kamis, (16/4/2026), di Tahuna Beach Hotel. Forum ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penegasan arah politik partai menuju Pemilu 2029.

Ketua DPC PKB Sangihe periode 2022–2026, Joumin Sahapudi, mengatakan partainya tengah bangkit setelah sempat mengalami kevakuman kepengurusan. “PKB pernah memiliki kursi legislatif sekitar 10 tahun lalu, kemudian kosong. Pada 2022 kami mendapat mandat untuk membangun kembali partai ini,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menyebut, kebangkitan tersebut mulai terlihat pada Pemilu Legislatif 2024, ketika PKB berhasil meraih dua kursi di DPRD Sangihe. “Dengan dua kursi, posisi PKB kini sejajar dengan sejumlah partai lain di legislatif. Ini menjadi bukti bahwa PKB layak diperhitungkan,” kata Joumin.

Pada Pemilihan Kepala Daerah 2024, PKB juga mengambil peran strategis dengan mengusung pasangan Michael Thungari dan Tendris Bulahari. Dukungan itu berbuah kemenangan dan mengantarkan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe.

Meski demikian, Joumin mengakui masih terdapat sejumlah tantangan internal, terutama dalam hal konsolidasi organisasi dan keterbatasan sumber daya. Kondisi geografis Sangihe yang terdiri dari banyak pulau turut menjadi kendala tersendiri. 

“Bukan hanya kehadiran fisik, tetapi juga dukungan finansial yang dibutuhkan untuk menjangkau seluruh wilayah,” ujarnya.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menilai Muscab sebagai langkah penting dalam memperkuat struktur dan soliditas partai. “Mengurus partai bukan perkara mudah. Konsolidasi seperti ini menjadi kunci bagi partai yang ingin berkembang dan mencapai target politik ke depan,” katanya.

Ia menilai capaian PKB pada 2024 sebagai salah satu yang paling signifikan. “Dari nol kursi menjadi dua kursi, bahkan turut mengusung pasangan kepala daerah terpilih. Ini prestasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata,” ujar Thungari.

Menurut dia, target lima kursi pada Pemilu 2029 bukan hal yang mustahil. Ia mendorong PKB untuk memperkuat basis dukungan di setiap daerah pemilihan. “Kerja kolektif harus dimulai dari sekarang. Tiga tahun bukan waktu yang panjang dalam politik,” kata dia.

Wakil Ketua DPW PKB Sulawesi Utara, Syerly Lumi, menambahkan bahwa komposisi kepengurusan baru diisi oleh sejumlah anggota tim kampanye 2024. Hal itu dinilai menjadi modal awal yang kuat untuk menghadapi kontestasi berikutnya.

Muscab ini turut dihadiri perwakilan partai politik lain, di antaranya Partai NasDem dan Partai Hanura, serta jajaran pemerintah daerah dan kader PKB Sangihe. Forum tersebut secara resmi dibuka oleh pimpinan wilayah PKB sebagai bagian dari proses demokrasi internal partai.

(Ryansengala)