Warga Tagulandang Gelar Aksi Damai Dukung Kejati Tangkap Koruptor Dana Bencana Gunung Ruang

Redaksi
Warga Tagulandang memegang spanduk dukungan penegakan hukum oleh Kejati Sulawesi Utara. (Foto: Ist)
Warga Tagulandang memegang spanduk dukungan penegakan hukum oleh Kejati Sulawesi Utara. (Foto: Ist)
A-AA+A++

Sitaro — Puluhan warga terdampak bencana erupsi Gunung Ruang menggelar aksi damai di Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Rabu sore, (13/5/2026). 

Aksi ini menjadi bentuk dukungan terhadap proses penyidikan dugaan korupsi dana bantuan bencana yang tengah ditangani Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 17.00 Wita. Aksi dipimpin penanggung jawab Dasto Maniking dengan Herry Tendean sebagai koordinator lapangan. Rangkaian acara diawali pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan menyanyikan lagu daerah “Mandolokang”, sebelum penyampaian orasi.

Dalam orasinya, Dasto menegaskan dukungan masyarakat terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga mendesak aparat penegak hukum menuntaskan kasus tersebut. 

“Kami masyarakat Tagulandang mendukung penuh proses penyidikan Kejati. Kami juga memohon agar para pelaku korupsi dana bencana Gunung Ruang segera ditangkap,” ujarnya.

Ia turut menyoroti dugaan ketimpangan penyaluran bantuan. Menurut dia, sekitar 200 rumah warga belum menerima bantuan pascaerupsi. “Pertanyaannya, ke mana dana bantuan itu?” kata dia.

Perwakilan tim Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara yang hadir di lokasi menyatakan proses hukum masih berjalan dan meminta dukungan masyarakat agar penyidikan dapat segera diselesaikan.

Aksi tersebut turut dikawal aparat keamanan, termasuk Kapolsek Tagulandang Iptu Yaski M. Malado bersama personel kepolisian setempat. 

Yaski mengatakan kegiatan berlangsung tertib. “Aksi berjalan kondusif. Setelah menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan tertib,” ujarnya. (*)

Editor: Rendy Saselah