1000215516

Katia Itzel Garcia Ukir Sejarah Jadi Wasit Wanita Meksiko Pertama di Piala Dunia

Redaksi
Katia Itzel Garcia Mendoza (Foto: Ist)
Katia Itzel Garcia Mendoza (Foto: Ist)

Selusurnews.com – Nama Katia Itzel Garcia Mendoza menjadi sorotan di ajang Piala Dunia FIFA 2026 setelah dipercaya memimpin pertandingan Grup F antara Belanda dan Tunisia. Penunjukan tersebut menjadi tonggak bersejarah karena ia merupakan wasit wanita pertama asal Meksiko yang menjadi pengadil utama dalam pertandingan Piala Dunia putra. 

Laga yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) itu menambah catatan penting dalam karier wasit berusia 33 tahun asal Mexico City tersebut. Garcia juga menjadi wanita ketiga yang dipercaya FIFA memimpin pertandingan Piala Dunia putra, mengikuti jejak wasit Prancis Stéphanie Frappart dan wasit Amerika Serikat Tori Penso. 

Katia Itzel Garcia lahir di Mexico City pada 1 September 1992. Ia mengawali karier sebagai wasit amatir pada 2015 sebelum masuk ke level profesional setahun kemudian. Berkat performanya yang konsisten, Garcia resmi masuk daftar wasit FIFA pada 2019 dan mulai dipercaya memimpin berbagai pertandingan internasional.

Perjalanan kariernya terus menanjak. Ia pernah bertugas di SheBelieves Cup 2020, Piala Dunia Wanita FIFA 2023, Olimpiade Paris 2024, hingga Piala Emas CONCACAF 2025. Pada 2024, Garcia juga mencetak sejarah sebagai wasit wanita pertama dalam 20 tahun yang memimpin pertandingan Liga MX putra.

Sebelum dipercaya memimpin laga Belanda kontra Tunisia, Garcia telah lebih dulu bertugas sebagai ofisial keempat pada beberapa pertandingan Piala Dunia 2026. Kepercayaan FIFA tersebut menjadi bukti pengakuan terhadap kualitas kepemimpinannya di lapangan.

Di luar lapangan, Garcia merupakan lulusan Ilmu Politik dan Administrasi Publik serta melanjutkan studi hukum. Ia juga dikenal aktif menyuarakan kesetaraan gender dan menjadi duta bagi pemberdayaan perempuan di Meksiko.

Penunjukan Katia Itzel Garcia di Piala Dunia 2026 dinilai sebagai langkah penting FIFA dalam mendorong keterlibatan perempuan di level tertinggi sepak bola dunia. Kehadirannya di panggung terbesar sepak bola menjadi inspirasi bagi banyak perempuan yang bercita-cita berkarier sebagai wasit profesional.

(Editor: Lekra’s)