Sitaro – Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro untuk memperkuat persatuan, mempercepat pembangunan daerah, dan menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Momentum tersebut diperingati melalui upacara bendera yang digelar di halaman Kantor Bupati Sitaro, Ondong, Senin, (1/6/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas, serta diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat.
Dalam amanatnya, Heronimus menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai sebatas peringatan tahunan. Menurut dia, nilai-nilai Pancasila harus terus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan bersama. Pancasila adalah pemersatu bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Heronimus.
Ia mengatakan, keberagaman yang dimiliki Indonesia merupakan kekuatan besar yang harus dirawat. Karena itu, semangat persatuan dan gotong royong menjadi modal utama dalam membangun daerah, termasuk Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Menurut Heronimus, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini memiliki makna yang semakin relevan karena bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Kedua momentum tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa lahir dari semangat persatuan, kerja keras, dan tekad untuk terus bergerak maju.
“Semangat kebangkitan harus dimulai dari daerah. Jika seluruh elemen masyarakat bersatu dan memiliki tujuan yang sama, maka pembangunan akan berjalan lebih cepat dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.
Pada tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila dan Hari Kebangkitan Nasional mengangkat tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Bangsa”. Tema tersebut menekankan pentingnya investasi pada generasi muda sebagai aset strategis bangsa.
Heronimus menilai generasi muda memiliki peran sentral dalam menentukan arah pembangunan daerah maupun nasional di masa mendatang. Karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
“Anak-anak muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus dibekali pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta semangat kebangsaan agar mampu menghadapi perubahan zaman yang semakin cepat,” katanya.
Selain memperingati hari besar nasional, upacara tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-19 Kabupaten Kepulauan Sitaro. Pada usia yang hampir dua dekade, pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan ini sebagai refleksi atas perjalanan pembangunan sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen bersama membangun daerah.
Dalam kesempatan itu, Heronimus kembali menegaskan semangat pembangunan daerah yang dirangkum dalam slogan “Sitaro Pulih, Bersatu, dan Bangkit”.
Menurut dia, slogan tersebut menggambarkan tekad masyarakat Sitaro untuk bangkit dari berbagai tantangan, memperkuat persatuan, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.
“Pulih berarti bangkit dari berbagai tantangan yang pernah dihadapi. Bersatu berarti menghilangkan sekat dan perbedaan demi tujuan bersama. Sedangkan bangkit adalah tekad untuk terus maju dan berkembang menjadi daerah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik. Menurutnya, pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Menutup sambutannya, Heronimus menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Kabupaten Kepulauan Sitaro. Dengan semangat Pancasila, Hari Kebangkitan Nasional, dan HUT ke-19 Sitaro, ia meyakini daerah kepulauan tersebut mampu terus berkembang dan bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Marilah kita jadikan momentum ini sebagai penguat semangat untuk terus bekerja, berkarya, dan mengabdi bagi masyarakat. Dengan kebersamaan dan persatuan, saya yakin Sitaro akan semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” kata Heronimus.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, HUT Sitaro ke-19, dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 menjadi simbol penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada kekuatan persatuan, karakter kebangsaan, dan kualitas generasi muda yang akan menentukan masa depan Kabupaten Kepulauan Sitaro.
(Ady Putong)







Tidak ada Respon