Selusurnews.com – Di tengah tantangan geografis sebagai daerah kepulauan yang rentan terhadap bencana alam, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terus berupaya menghadirkan hunian yang layak dan kawasan permukiman yang aman bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui audiensi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (KemenPKP) di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Audiensi yang berlangsung di Gedung Menara Bripens, Jakarta Selatan, itu dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas. Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sitaro membawa sejumlah persoalan strategis yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, mulai dari peningkatan kualitas perumahan masyarakat hingga penanganan kawasan permukiman yang terdampak bencana.
Heronimus Makainas didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Novia Tamaka, Plt. Kepala Pelaksana BPBD Frans Lintjewas, serta Kepala Bagian Hukum Glend Makanoneng. Mereka diterima oleh jajaran pejabat KemenPKP yang dipimpin Direktur Bina Teknik Perumahan Kawasan dan Permukiman, Syamsiar Nurhayadi.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Sitaro memaparkan kondisi wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan sektor perumahan dan kawasan permukiman.
Keterbatasan akses, kondisi geografis, serta ancaman bencana menjadi faktor yang memerlukan perhatian dan dukungan khusus dari pemerintah pusat.
Selain kebutuhan pembangunan rumah layak huni, Pemkab Sitaro juga menyampaikan pentingnya pengembangan kawasan permukiman yang mampu menunjang kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Plt. Bupati Heronimus Makainas mengatakan audiensi tersebut merupakan bagian dari langkah aktif pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan hingga ke tingkat pusat.
“Kami berharap dukungan dan kolaborasi dari pemerintah pusat dapat membantu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak serta pengembangan kawasan permukiman yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Sitaro,” ujar Makainas.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan sektor perumahan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dengan berbagai keterbatasan.
Pemkab Sitaro berharap hasil audiensi tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dukungan program pembangunan perumahan, peningkatan kualitas lingkungan permukiman, serta penanganan kawasan yang terdampak bencana.
Sementara itu, pihak Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. KemenPKP menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang berkualitas di berbagai daerah, termasuk wilayah kepulauan.
Bagi Pemerintah Kabupaten Sitaro, pertemuan tersebut bukan sekadar agenda koordinasi. Lebih dari itu, audiensi menjadi langkah strategis untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar memiliki akses terhadap hunian yang layak dan lingkungan permukiman yang lebih baik, sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan warga di daerah kepulauan. (**)
(Ady Putong)








Tidak ada Respon