Selusurnews.com – Komitmen membantu warga terdampak gempa di wilayah perbatasan kembali ditunjukkan PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe dengan menempuh perjalanan panjang menuju pulau-pulau terluar, pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 19.00 WITA menggunakan Kapal Sabuk Nusantara 109.
Misi kemanusiaan tersebut menyasar tiga kampung di Kecamatan Marore, yakni Kampung Matutuang, Kampung Kawio, dan Kampung Marore. Ketiga wilayah itu menjadi lokasi penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 8 Juni 2026 lalu.
Tidak hanya membawa bantuan, rombongan juga turun langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah perbatasan yang merasakan dampak bencana. Kehadiran para pengurus partai di lokasi menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan kebutuhan warga terdampak dapat teridentifikasi secara langsung.
Sebanyak 200 paket sembako bersama bantuan lainnya disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang kemudian didistribusikan oleh DPC PDI Perjuangan Sangihe hingga sampai kepada warga penerima manfaat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Denny Roy Tampi, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya di wilayah perbatasan bukan hanya untuk menyerahkan bantuan secara simbolis.
“Kehadiran kami di Marore bukan sekadar menyalurkan bantuan, tapi memastikan saudara-saudara kita di perbatasan merasa tidak sendiri. Ini bentuk tanggung jawab kami untuk hadir langsung di tengah masyarakat yang terdampak,” ujar Tampi.
Menurutnya, wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri dalam proses distribusi bantuan pascabencana. Karena itu, kehadiran langsung di lapangan menjadi penting agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Aksi kemanusiaan ini sekaligus menegaskan komitmen PDI Perjuangan untuk tetap hadir di tengah masyarakat saat menghadapi situasi sulit. Dengan menjangkau pulau-pulau terluar pascagempa, partai berlambang banteng tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan solidaritas bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (*)
(Editor: Lekra’s)








Tidak ada Respon