Plt Bupati Heronimus Makainas Ajak CPNS 2026 Jadi Motor Penggerak Birokrasi

Redaksi
Suasana penutupan Latsar CPNS di Kabupaten Kepulauan Sitaro. (foto: Kominfo Sitaro)
Suasana penutupan Latsar CPNS di Kabupaten Kepulauan Sitaro. (foto: Kominfo Sitaro)
A-AA+A++

Selusurnews.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro) resmi menyambut generasi baru aparatur sipil negara yang siap melakukan transformasi birokrasi. Plt Bupati Sitaro, Heronimus Makainas, SE, MM, menghadiri sekaligus menutup secara resmi Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Sitaro Formasi Tahun 2026.

Kegiatan itu bertempat di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (09/06/2026). Langkah tersebut menjadi momentum krusial bagi peningkatan mutu pelayanan publik di bumi Karangetang Mandolokang Kolo-Kolo.

Kehadiran para lulusan Latsar ini diproyeksikan mampu menyuntikkan energi baru ke dalam struktur birokrasi Pemkab Sitaro yang saat ini tengah gencar melakukan akselerasi digitalisasi pelayanan dan penguatan tata kelola pemerintahan di wilayah kepulauan.

Dalam arahannya, Plt Bupati Heronimus Makainas menegaskan status sebagai abdi negara menuntut tanggung jawab moral yang besar, tidak hanya sekadar pemenuhan status administratif belaka.

“Pelatihan dasar ini merupakan kawah candradimuka pembentukan karakter. Saya menuntut saudara-saudara sekalian untuk menjadi motor penggerak birokrasi yang profesional, berintegritas dan tidak alergi terhadap perubahan demi melayani masyarakat Sitaro,” tegas Heronimus di hadapan para peserta.

Kegiatan penutupan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian diklat intensif yang wajib ditempuh para CPNS sebelum dialihkan statusnya menjadi PNS penuh.

Kolaborasi strategis antara Pemkab Sitaro dan BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara ini didesain untuk menyelaraskan kompetensi personal peserta dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang meliputi aspek berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

Penguatan kapasitas SDM ini dinilai sangat mendesak mengingat karakteristik geografis Kabupaten Kepulauan Sitaro yang terdiri dari tiga klaster pulau utama, yaitu Siau, Tagulandang, dan Biaro.

Berdasarkan data evaluasi kepegawaian daerah, distribusi aparatur yang merata ke wilayah-wilayah pelosok dan pulau penyangga masih menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas mutu pelayanan antar-wilayah kecamatan.

Menyikapi tantangan tersebut, Heronimus mengingatkan kompetensi teknis saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan ketangguhan mental untuk mengabdi di daerah kepulauan.

“Tantangan geografis kita sangat unik dan pelayanan publik tidak boleh terhambat oleh jarak. Oleh karena itu, implementasikan ilmu yang didapat untuk menciptakan inovasi layanan yang inklusif dan responsif,” tambah sang Plt Bupati.

Kehadiran formasi baru ini juga diharapkan dapat mendongkrak capaian indikator reformasi birokrasi Pemkab Sitaro, termasuk dalam mempertahankan predikat Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) yang baik.

Penempatan para ASN muda ini nantinya difokuskan pada pengisian pos-pos strategis dan teknis di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga ke tingkat kelurahan dan kampung.

Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan BPSDMD Provinsi Sulawesi Utara serta jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Sitaro.

Pihak pemerintah daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para widyaiswara dan mentor yang telah mengawal proses transformasi karakter para peserta selama masa diklat. Sedangkan Pemkab Sitaro menaruh harapan besar agar komitmen profesionalisme yang diikrarkan selama pelatihan dapat langsung dirasakan dampaknya oleh masyarakat di seluruh pelosok kepulauan. (**)

Editor: Ady Putong