1000215516

Kiprah Perempuan Kepulauan Angkat Daya Saing Daerah di Panggung APKASI

Redaksi
Ketua TP-PKK se-Indonesia yang menghadiri peringatan HUT APKASI ke-26. (foto: Kominfo Sitaro)
Ketua TP-PKK se-Indonesia yang menghadiri peringatan HUT APKASI ke-26. (foto: Kominfo Sitaro)

Selusurnews.com — Deli Serdang menjadi episentrum konsolidasi peran perempuan nusantara pada Kamis (2/7/2026). Di sanalah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Ny. Lesly J. Makainas Sasiwu, S.Pd, hadir membawa representasi semangat perempuan kepulauan dalam ajang nasional peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ke-26.

Tahun ini, peringatan hari jadi organisasi yang mewadahi ratusan pemerintah kabupaten se-Indonesia itu tampil berbeda dan sarat makna. Mengusung tema besar “Penguatan Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah”, APKASI menempatkan perempuan sebagai aktor utama penentu kemajuan ekonomi dan ketahanan sosial di tingkat akar rumput.

Bertempat di IKM Hall, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, suasana perhelatan dipenuhi antusiasme ratusan Ketua TP-PKK dan perwakilan tokoh perempuan dari ujung barat hingga timur Indonesia.

Pertemuan ini menjadi panggung strategis untuk bertukar gagasan, menyatukan visi, dan merumuskan langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah yang kian dinamis.

Bagi Kabupaten Kepulauan Sitaro, isu pemberdayaan perempuan memiliki resonansi yang sangat kuat. Berada di wilayah kepulauan Nusa Utara dengan basis ekonomi kelautan dan pertanian—khususnya komoditas pala dan perikanan—kaum ibu di Sitaro memegang peran ganda yang krusial.

Mereka tidak hanya merawat keluarga, tetapi kerap menjadi roda penggerak ekonomi subsisten pesisir yang menopang stabilitas dapur keluarga.

Menyadari besarnya potensi tersebut, Ny. Lesly J. Makainas Sasiwu di sela-sela kegiatan menegaskan bahwa kontribusi perempuan wajib diakui sebagai pilar utama kemajuan suatu wilayah.

Menurutnya, perempuan, khususnya di daerah kepulauan, memiliki daya lenting adaptasi yang luar biasa dalam menghadapi dinamika sosial.

“Tema yang diangkat pada HUT APKASI tahun ini menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam meningkatkan daya saing daerah. Melalui organisasi PKK, kita terus mendorong pemberdayaan perempuan agar semakin mandiri, produktif, dan mampu memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah,” ujar Ny. Lesly.

Ia menjabarkan perempuan masa kini tidak lagi hanya terkungkung dalam peran domestik. Mereka adalah mesin penggerak pembangunan daerah melalui berbagai intervensi program pemberdayaan masyarakat yang langsung menyentuh penyelesaian masalah, mulai dari pengentasan stunting, edukasi kesehatan keluarga, hingga penciptaan produk ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Secara nasional, data mencatat lebih dari 60 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia digerakkan oleh perempuan. Fakta statistik inilah yang terus diakselerasi oleh TP-PKK Sitaro melalui kader-kadernya di tingkat desa dan kelurahan, agar perempuan desa kian melek kewirausahaan sehingga secara agregat mampu mendongkrak kesejahteraan dan daya saing daerah.

Kehadiran Ketua TP-PKK Sitaro di Deli Serdang ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Momentum ini menjadi manifestasi dan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro dalam mendukung pengarusutamaan gender, sekaligus memperkuat sinergi lintas daerah untuk melahirkan kebijakan-kebijakan yang inklusif dan memberdayakan.

Diharapkan, buah pemikiran dan inovasi (best practices) yang digagas dari berbagai daerah dalam perhelatan HUT ke-26 APKASI ini dapat dibawa pulang untuk diadaptasi. Dengan demikian, perempuan Sitaro akan semakin tangguh, berdaya guna, dan siap menjadi garda terdepan dalam memastikan kemajuan Kabupaten Kepulauan Sitaro di kancah nasional. (**)

Editor: Ady Putong