Suasana khidmat dan penuh rasa syukur menyelimuti Jemaat GMIST Imanuel Kelling Balehumara, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), pada Kamis (25/06/2026). Momentum istimewa ini menandai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-168 gereja tersebut, sebuah usia yang merepresentasikan panjangnya sejarah pelayanan iman di tanah Nusa Utara.
Perayaan yang sarat makna ini turut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainas SE MM. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Pemkab Sitaro tersebut selain memenuhi undangan, juga sebagai penegas komitmen pemerintah daerah dalam merawat sinergi dengan lembaga-lembaga keagamaan.
Turut mendampingi Plt Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Ny Lesly J. Makainas-Sasiwu SPd. Kehadiran keduanya bersama jajaran pejabat Pemkab Sitaro menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kiprah gereja yang selama ini berkontribusi vital dalam pembangunan spiritual dan sosial kemasyarakatan di Bumi Karangetang Mandolokang Kolarokang.
Sebagai informasi, Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) memiliki akar sejarah misi yang sangat kuat sejak pertengahan abad ke-19 di wilayah kepulauan perbatasan Indonesia.
Mampu bertahan dan terus berkembang hingga menapaki usia 168 tahun membuktikan bahwa GMIST Imanuel Kelling Balehumara tak hanya tempat ibadah, melainkan episentrum peradaban dan ketahanan sosial warga setempat.
Dalam sambutannya di hadapan jemaat dan tamu undangan, Plt Bupati Heronimus Makainas memberikan apresiasi mendalam atas dedikasi para pelayan khusus dan jemaat. Ia menyebut usia lebih dari satu setengah abad ini sebagai anugerah luar biasa yang patut dirayakan dengan rasa syukur yang mendalam.
“Perjalanan pelayanan selama 168 tahun merupakan bukti nyata penyertaan dan kasih Tuhan yang senantiasa menyertai jemaat,” ujar Makainas, menegaskan betapa kokohnya fondasi iman yang telah dibangun secara turun-temurun oleh para pendahulu jemaat di wilayah tersebut.
Lebih jauh, Makainas menitipkan pesan dan harapan besar agar momentum historis ini menjadi titik tolak untuk kontribusi gereja yang lebih luas.
“Saya berharap GMIST Imanuel Kelling Balehumara terus bertumbuh dalam iman, semakin solid dalam persekutuan, dan terus menjadi berkat bagi masyarakat serta turut mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sitaro,” tambahnya lugas.
Di tengah dinamika sosial yang terus berkembang, Plt Bupati juga mengingatkan seluruh jemaat tentang pentingnya menjaga kohesi sosial masyarakat. Ia mengajak setiap elemen jemaat untuk terus memperkuat nilai-nilai kasih dan persatuan, serta menjadikan perayaan HUT ini sebagai sarana refleksi diri guna memperbarui semangat pelayanan, baik kepada Tuhan maupun kepada sesama manusia.
Rangkaian ibadah syukur dan perayaan HUT ini sendiri berlangsung meriah dan penuh sukacita, namun tetap menjaga esensi spiritualitasnya. Berbagai elemen masyarakat tampak membaur menjadi satu, mulai dari jajaran birokrat Pemkab Sitaro, para pendeta, pelayan khusus, tokoh masyarakat, hingga jemaat dari berbagai kelompok usia.
Pada akhirnya, perayaan 168 tahun GMIST Imanuel Kelling Balehumara ini menjadi jauh lebih bermakna dari sekadar seremoni tahunan. Momentum ini menjadi manifestasi doa bersama agar kasih dan penyertaan Tuhan senantiasa memampukan jemaat untuk terus menjadi terang, pelopor kebaikan, serta mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Sitaro yang semakin maju dan sejahtera. (**)
Editor: Ady Putong








Tidak ada Respon