Selusurnews.com – Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menghadiri penutupan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
Kehadiran Michael dalam ajang nasional tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memperkuat promosi potensi daerah, khususnya di sektor pertanian, perikanan, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
PENAS XVII yang berlangsung selama enam hari mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, akademisi, serta pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan itu ditutup oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya peran sektor pangan dalam menjaga ketahanan nasional.
Di sela kegiatan penutupan, Michael Thungari meninjau stand pameran Kabupaten Kepulauan Sangihe yang menampilkan berbagai produk unggulan daerah. Stand tersebut menjadi sarana promosi bagi komoditas pertanian, produk olahan perikanan, kerajinan tangan, serta berbagai produk UMKM lokal.
Menurut Michael, keikutsertaan Sangihe dalam PENAS XVII bukan hanya untuk memperkenalkan potensi daerah, tetapi juga membuka peluang kemitraan dan akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
“Keikutsertaan dalam PENAS merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang kerja sama dan pemasaran bagi produk-produk unggulan Sangihe,” kata Michael Thungari.
Ia menilai forum nasional seperti PENAS memiliki peran strategis dalam mempertemukan daerah dengan calon mitra usaha, investor, hingga jaringan pemasaran yang dapat mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Partisipasi Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam PENAS XVII juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai salah satu penopang utama perekonomian masyarakat.
Selain memperkenalkan produk unggulan, kehadiran Sangihe dalam ajang tersebut diharapkan mampu memperluas jejaring kerja sama antardaerah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe optimistis promosi yang dilakukan melalui PENAS XVII dapat meningkatkan eksposur produk daerah serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di wilayah kepulauan itu.
(Editor: Lekra’s)








Tidak ada Respon