Selusurnews.com — Masyarakat di Kampung Dalokaweng, Basauh, dan Pintareng, Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, telah menuntaskan tahapan pemungutan suara dalam Pemilihan Kapitalaung (Kepala Desa) Serentak, Rabu (21/10/2026). Pelaksanaan pemilihan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan pemimpin kampung sekaligus menaruh harapan terhadap keberlanjutan pembangunan di wilayah masing-masing.
Berdasarkan hasil rekapitulasi suara, pemilihan di ketiga kampung menghadirkan dinamika yang berbeda. Dalokaweng dan Basauh diikuti calon tunggal yang berhadapan dengan kotak kosong, sedangkan Pintareng mempertemukan empat kandidat dalam persaingan memperoleh dukungan masyarakat.
Di Kampung Dalokaweng, calon nomor urut 1, Kolektif Lontounaung, memperoleh 167 suara, sementara kotak kosong meraih 28 suara. Dari 286 pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT), sebanyak 218 orang menggunakan hak pilihnya. Tercatat 195 suara sah dan 23 suara tidak sah.
Sementara itu, di Kampung Basauh, Marhein Teddy Tahulending memperoleh 177 suara, sedangkan kotak kosong meraih 33 suara. Dari total 314 pemilih dalam DPT, sebanyak 211 orang menggunakan hak pilihnya, dengan 210 suara sah dan satu suara tidak sah.
Adapun di Kampung Pintareng, pemilihan diikuti empat kandidat. Alfian Limpong memperoleh suara terbanyak dengan 182 suara, disusul Pitorius Tamedia dengan 144 suara, Rine Rosier Tumei dengan 143 suara, dan Jon Klorus Makagansa dengan 80 suara. Berdasarkan rekapitulasi tersebut, Alfian Limpong menjadi kandidat terpilih.

Pemerintah Kampung Pintareng Apresiasi Kelancaran Pemilihan
Pelaksana Tugas (Plt.) Kapitalaung Kampung Pintareng, Alpina Limpong, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pemungutan suara di wilayahnya. Ia menilai seluruh tahapan pemilihan berlangsung dengan baik dan aman tanpa hambatan berarti.
Menanggapi persaingan empat kandidat di Kampung Pintareng, Alpina menyebut seluruh kontestan merupakan putra-putri daerah yang memiliki potensi untuk berkontribusi bagi kemajuan kampung.
“Dari keempat kandidat, semuanya merupakan figur-figur yang sangat baik dan terbaik dari putra-putri Kampung Pintareng. Masing-masing tentu memiliki kelebihan tersendiri. Siapa pun yang terpilih nanti, kami sebagai Penjabat Kapitalaung tentu sangat mendukung untuk kedepannya demi Kampung Pintareng yang lebih baik,” ujar Alpina Limpong.
Menurutnya, proses pemilihan perlu dilanjutkan dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah pembenahan infrastruktur, sarana, dan prasarana kantor kampung.
“Kami berharap untuk lebih baik lagi ke depan bagaimana membangun kampung yang lebih baik dari sekarang, karena dari infrastruktur, sarana, dan prasarana yang ada masih sangat kurang di kantor kampung,” tambahnya.
Harapan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kepemimpinan definitif di Kampung Pintareng. Peningkatan fasilitas pemerintahan kampung diharapkan dapat menunjang pelayanan publik dan mendukung pelaksanaan program pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Perbedaan Pilihan Tidak Menghalangi Persatuan

Selain pembangunan, Alpina menekankan pentingnya menjaga persatuan masyarakat setelah pemungutan suara. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang tidak seharusnya memutus hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Himbauan bagi masyarakat, tentu kita tetap bersatu walaupun kita berbeda-beda pilihan. Mari kita tetap bersatu untuk lebih memajukan Kampung Pintareng yang kita cintai ini,” tegasnya.
Terkait dinamika sosial dan dugaan intimidasi terhadap pemilih yang sempat beredar di tengah masyarakat, Alpina menyatakan situasi secara umum tetap terkendali. Ia menjelaskan bahwa dinamika yang sempat terjadi lebih berkaitan dengan pemahaman mengenai sosialisasi kampanye dialog yang perlu disesuaikan.
Menurut Alpina, hingga saat itu belum ada laporan resmi mengenai dugaan pelanggaran atau intimidasi yang diterima pemerintah kampung.
Berakhirnya pemungutan suara di Dalokaweng, Basauh, dan Pintareng kini mengantarkan masyarakat pada tahapan berikutnya, termasuk pelantikan para Kapitalaung terpilih. Kepemimpinan baru diharapkan mampu menjalankan pemerintahan secara bertanggung jawab, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dengan demikian, pelaksanaan pemilihan tidak berhenti pada penentuan perolehan suara, tetapi menjadi awal bagi para pemimpin terpilih untuk membangun kepercayaan masyarakat dan mewujudkan kemajuan kampung. (Advertorial)







Tidak ada Respon