DPRD Sangihe Dorong Penguatan SDM Digital, Percepat Transformasi Digital di Wilayah Kepulauan

Redaksi
Pemkab dan DPRD Sangihe membahas penguatan SDM digital wilayah kepulauan dan perbatasan. (Foto: Ist)
Pemkab dan DPRD Sangihe membahas penguatan SDM digital wilayah kepulauan dan perbatasan. (Foto: Ist)

Selusurnews.com — Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) digital sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di daerah kepulauan dan perbatasan.

Dorongan tersebut disampaikan dalam pertemuan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital (Balmon) Kelas I Manado, Selasa (22/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, DPRD Sangihe diwakili Wakil Ketua I DPRD Sangihe Rizald Paul Makagansa dan Wakil Ketua II DPRD Sangihe Marvein Hontong. Keduanya hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sangihe Ronald Lumiu.

Rombongan diterima langsung Pertemuan Bersama Kepala Balmon Kelas I Manado Manuelson Jaka Jusuf.

Pertemuan yang difasilitasi Dinas Kominfo Sangihe itu menjadi ruang untuk membahas peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas dan kompetensi SDM digital yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan.

Bagi DPRD Sangihe, penguatan infrastruktur digital perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.

Akses terhadap teknologi, menurut agenda pembahasan tersebut, tidak cukup hanya ditunjang oleh ketersediaan jaringan dan infrastruktur. Masyarakat juga membutuhkan keterampilan agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pemerintahan, pendidikan, pelayanan publik hingga kegiatan ekonomi.

DPRD Dorong Pelatihan yang Menyentuh Masyarakat

Salah satu kebutuhan yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah pengembangan program pelatihan digital yang dapat menjangkau berbagai kelompok masyarakat.

Kunjungan Kadis Kominfo Sangihe Ronald Lumiu dan pimpinan DPRD di Kantor BLSDM Komdigi Manado, Selasa (22/9/26). (Foto: Ist)

Pelatihan bagi aparatur pemerintah menjadi salah satu perhatian, terutama untuk memperkuat penerapan pemerintahan berbasis digital dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain aparatur, penguatan kapasitas digital juga diarahkan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Digitalisasi UMKM dinilai penting agar pelaku usaha di Sangihe dapat memanfaatkan teknologi untuk pemasaran produk, pengelolaan usaha, transaksi digital hingga memperluas akses pasar melalui platform digital.

DPRD Sangihe juga mendorong agar program peningkatan literasi dan kompetensi digital dapat menjangkau generasi muda serta masyarakat secara lebih luas.

Kepala Dinas Kominfo Sangihe Ronald Lumiu mengatakan, pemerintah daerah menyampaikan sejumlah kebutuhan pelatihan strategis kepada Balmon sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi digital di Sangihe.

“Penguatan kompetensi digital aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin berbasis teknologi,” kata Ronald.

Menurut dia, literasi digital juga diperlukan agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara produktif, aman dan memiliki nilai ekonomi.

“Literasi digital penting agar masyarakat tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya secara produktif, aman, dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

DPRD Tekankan Kebutuhan Daerah Kepulauan

Karakteristik Sangihe sebagai daerah kepulauan dan perbatasan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan program digital.

Pertemuan Bersama Kepala Balmon Kelas I Manado Manuelson Jaka Jusuf membahas peluang kerja sama dalam pengembangan kapasitas dan kompetensi SDM digital. (Foto: Ist)

Karena itu, kebutuhan peningkatan kapasitas SDM dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi masyarakat di daerah kepulauan.

Koordinasi dengan lembaga terkait di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) diharapkan dapat menghasilkan program pelatihan yang lebih aplikatif dan sesuai kebutuhan daerah.

DPRD Sangihe melihat peningkatan kapasitas SDM sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam menghadapi perubahan teknologi.

Dengan kemampuan digital yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga untuk mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, mengakses pendidikan, serta membuka peluang ekonomi baru.

Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan lembaga terkait menjadi bagian penting untuk memastikan agenda transformasi digital tidak berhenti pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghasilkan masyarakat yang memiliki kemampuan untuk memanfaatkannya.

Melalui penguatan SDM digital yang dilakukan secara berkelanjutan, DPRD Sangihe mendorong agar masyarakat kepulauan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengambil manfaat dari perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing daerah. (Advertorial)