Selusurnews.com — DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe ikut mengawal usulan bantuan bagi warga terdampak gempa bumi dan bencana hidrometeorologi yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Upaya itu dilakukan pimpinan dan anggota DPRD Sangihe bersama Bupati Kepulauan Sangihe dalam audiensi dengan BNPB di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026. Rombongan diterima Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah.
Ketua DPRD Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi mengatakan kehadiran DPRD dalam pertemuan tersebut untuk memastikan proposal bantuan pemerintah daerah benar-benar mendapat perhatian pemerintah pusat.
“Memastikan dan mengawal proposal yang diberikan lalu sudah masuk dan meminta ke deputi untuk bisa membantu korban bencana gempa,” kata Denny.
Menurut Denny, pengajuan proposal tidak boleh menjadi akhir dari upaya pemerintah daerah. DPRD, kata dia, akan terus mengawal proses tersebut agar kebutuhan warga terdampak bencana mendapat respons dari pemerintah pusat.
Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menyampaikan proposal bantuan untuk penanganan rumah warga yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 serta bencana hidrometeorologi berupa tanah longsor dan banjir bandang.
Bupati Kepulauan Sangihe mengatakan kemampuan fiskal daerah yang terbatas membuat pemerintah daerah membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk menangani dampak bencana.
“Dengan keterbatasan fiskal daerah, kami berharap dukungan Pemerintah Pusat melalui BNPB dapat membantu masyarakat terdampak bencana,” ujar Bupati.
Selain menyampaikan proposal bantuan baru, pemerintah daerah melaporkan penyelesaian pekerjaan fisik bantuan hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BNPB Tahun 2024.
Denny mengatakan respons BNPB terhadap usulan Sangihe cukup baik. DPRD, kata dia, akan terus memantau tindak lanjut proposal tersebut.
“Kemarin tanggal 27 bersama Bupati mengunjungi kantor BKN untuk mengadakan implementasi manajemen talenta dan ke badan bencana untuk mengawal bantuan bencana gempa dan banjir. Puji Tuhan direspons baik dan akan segera ditindaklanjuti proposal dari Sangihe,” kata Denny.
Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah mengatakan usulan perbaikan rumah warga yang terdampak gempa dan bencana hidrometeorologi akan ditangani oleh Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Bagi DPRD Sangihe, keterlibatan dalam audiensi tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan. DPRD juga berupaya menjadi penghubung antara kebutuhan warga terdampak bencana dan pemerintah pusat.
DPRD berharap proses tindak lanjut proposal dapat segera berjalan sehingga bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bisa diterima warga yang rumahnya rusak akibat bencana.
(Editor: Lekra’s)








Tidak ada Respon