Dari Uluran Tangan Satpam, BRI Tahuna Hadirkan Pelayanan Sepenuh Hati

Redaksi
Satpam BRI Cabang Tahuna, Riko Sulengena, membantu nasabah lanjut usia yang kesulitan berjalan saat memasuki Gallery ATM BRI Cabang Tahuna. (Foto: Ist)
Satpam BRI Cabang Tahuna, Riko Sulengena, membantu nasabah lanjut usia yang kesulitan berjalan saat memasuki Gallery ATM BRI Cabang Tahuna. (Foto: Ist)

Selusurnews.com — Pelayanan yang baik tidak selalu ditunjukkan melalui transaksi atau kecanggihan teknologi. Terkadang, pelayanan bermakna justru hadir melalui tindakan sederhana, seperti membantu seseorang yang membutuhkan.

Hal itu terlihat di Gallery ATM BRI Cabang Tahuna ketika Riko Sulengena, satpam BRI Cabang Tahuna, membantu seorang nasabah lanjut usia yang kesulitan berjalan menggunakan dua tongkat penopang.

Melihat kondisi nasabah tersebut, Riko segera menghampiri, membukakan pintu, dan membantu mengantarkannya masuk ke area ATM. Tindakan sigap tersebut mencerminkan pentingnya kepedulian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bagi nasabah dengan keterbatasan mobilitas, mengakses fasilitas perbankan dapat menjadi tantangan tersendiri. Kehadiran petugas yang tanggap memberikan bantuan dapat membuat proses tersebut terasa lebih mudah dan nyaman.

Pemimpin Cabang BRI Tahuna, Dafi Qisthi, mengatakan bahwa kepedulian merupakan bagian penting dari budaya pelayanan yang ingin terus dibangun di lingkungan BRI.

“Pelayanan yang baik bukan hanya tentang transaksi, tetapi juga tentang kepedulian dan bagaimana kita hadir membantu nasabah sesuai kebutuhannya. Kami ingin setiap nasabah merasakan bahwa mereka dilayani dengan sepenuh hati, tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang,” ujar Dafi.

Menurutnya, setiap interaksi dengan nasabah merupakan kesempatan untuk menghadirkan pelayanan yang ramah, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam konteks tersebut, peran satpam tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban. Petugas keamanan juga menjadi bagian dari pengalaman pelayanan nasabah karena berinteraksi langsung dengan masyarakat yang datang ke kantor maupun fasilitas perbankan.

Aksi Riko menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui respons sederhana tanpa harus menunggu permintaan bantuan. Kesigapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap nasabah memiliki kebutuhan yang berbeda dan perlu mendapatkan perhatian yang sesuai.

Semangat Melayani Sepenuh Hati menjadi landasan bagi BRI Cabang Tahuna untuk terus mendorong terciptanya pelayanan yang ramah, nyaman, dan inklusif.

Melalui tindakan nyata dalam keseharian, BRI berharap dapat membangun hubungan yang lebih baik dengan nasabah sekaligus menumbuhkan kepercayaan masyarakat.

Sebab, di balik setiap layanan perbankan, terdapat kebutuhan dan pengalaman manusia yang perlu dihargai. Dari uluran tangan seorang satpam, pesan itu terlihat jelas: pelayanan terbaik tidak hanya tentang apa yang diberikan, tetapi juga bagaimana seseorang diperlakukan.

(Editor: Rendy)