Selusurnews.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi aman.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bagian Ekonomi Kabupaten Sangihe, Yusak Karame, dalam keterangannya terkait isu kelangkaan BBM yang sempat dirasakan warga dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Yusak Karame, kondisi yang sempat dikeluhkan masyarakat sebenarnya merupakan penyesuaian stok, di mana pasokan sempat berada di titik aman namun perlu diatur secara cermat.
Langkah pengurangan jatah sementara sempat dilakukan untuk menjaga stok agar tidak sepenuhnya kosong sambil menunggu kedatangan kapal Pertamina. Saat di temui Wartawan Senin (19/10/2026)
”Sedikit ada pengurangan jatah, kemarin 20.000 liter menjadi 15.000 liter untuk menjaga agar stok tidak sampai kosong. Tapi karena ada informasi kapal datang besok, maka hari ini pasokan untuk SPBU 03 Towo dan SPBU 14 Santiago masing-masing sudah 15.000 liter, dan sisanya akan terus diisi sampai siang nanti,” ujar Yusak.
Antisipasi Penimbunan dan Pengawasan Penyaluran
Terkait potensi penimbunan oleh oknum-oknum tertentu akibat isu kelangkaan, pihak pemerintah menegaskan bahwa tindakan tersebut melanggar peraturan perundang-undangan dan memiliki sanksi tegas bagi pelanggarnya.
Pemerintah juga menyoroti isu kenaikan harga BBM di tingkat pengecer yang sempat dikabarkan melambung hingga kisaran Rp15.000 sampai Rp20.000 per liter. Yusak menegaskan bahwa pihaknya terus menghimbau para pengecer agar tidak memanfaatkan situasi untuk mengambil keuntungan berlebih dan meminta masyarakat agar membeli BBM sesuai dengan kebutuhan nya.
Penertiban Gelon Liar dan Evaluasi Layanan
Menanggapi masukan tajam dari awak media terkait keberadaan gelon atau jerigen liar tanpa rekomendasi resmi yang masih dilayani di beberapa titik, pemerintah daerah berjanji akan segera mengevaluasi dan memperketat pengawasan.
Yusak Karame mengapresiasi masukan tersebut sebagai bahan perbaikan pelayanan ke depan agar tata kelola distribusi BBM di Kabupaten Kepulauan Sangihe bisa semakin tertib dan transparan bagi seluruh masyarakat.
(Chres L)







Tidak ada Respon