Selusurnews.com — Modus penipuan perbankan terus mengincar kelengahan masyarakat, mulai dari tautan palsu hingga telepon yang mengatasnamakan petugas bank. BRI Cabang Tahuna mengingatkan nasabah agar menjaga kerahasiaan data pribadi dan tidak sembarangan memberikan informasi perbankan kepada pihak lain.
Edukasi tersebut dilakukan melalui interaksi langsung dalam pelayanan sehari-hari. Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran nasabah agar lebih cermat mengenali upaya penipuan saat melakukan transaksi keuangan.
Asisten Manager Operasional dan Layanan BRI Cabang Tahuna, Novianti Andaria, mengatakan pemahaman nasabah mengenai keamanan data menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kejahatan perbankan.
Menurut Novianti, sejumlah modus yang perlu diwaspadai antara lain phishing atau tautan palsu, informasi hadiah fiktif, serta panggilan telepon dari orang yang mengaku sebagai petugas bank untuk meminta informasi rahasia nasabah.
“Nasabah perlu mengenali berbagai modus penipuan, seperti tautan palsu (phishing), informasi hadiah fiktif, serta telepon dari pihak yang mengaku sebagai petugas bank untuk meminta PIN, password, atau kode OTP. Jangan pernah membagikan informasi rahasia perbankan kepada siapa pun dan selalu pastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi BRI,” ujar Novianti.
BRI Cabang Tahuna mengimbau nasabah untuk tidak memberikan PIN, kata sandi, maupun kode one-time password (OTP) kepada siapa pun. Nasabah juga diminta menghindari tautan mencurigakan dan tidak mengikuti instruksi dari pihak yang identitasnya belum terverifikasi.
Jika membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di nomor 1500017, mengakses situs resmi www.bri.co.id, atau menggunakan akun media sosial resmi BRI yang terverifikasi.
BRI Cabang Tahuna berharap edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat mengenali risiko penipuan sejak dini. Dengan kewaspadaan dan kebiasaan menjaga kerahasiaan data, nasabah diharapkan dapat bertransaksi secara lebih aman dan nyaman.
(Editor: Rendy)







Tidak ada Respon