1000215516

Maulid Nabi di Kotamobagu, Pemkot Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Melan Budiman
Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang di laksanakan dihalaman Mesjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu (Dok : UM)

Selusurnews.com – Pemerintah Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah di Halaman Masjid Agung Baitul Makmur (MABM), Rabu (26/8/2026) malam.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengangkat tema “Dengan Akhlak Rasulullah SAW, Kita Wujudkan Pemerintah yang Berintegritas dan Masyarakat Berkeadaban”.

Kegiatan diisi dengan pembacaan salawat, barzanji, tausiah, serta ceramah agama yang disampaikan Habib Umar bin Toha Al Habsyi.

Dalam sambutan Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., yang disampaikan Asisten I Sahaya S. Mokoginta, disebutkan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial.

Menurut Weny, peringatan tersebut menjadi momentum untuk kembali meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam menjalani kehidupan, termasuk dalam menghadapi berbagai cobaan dan ujian.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dijadikan momentum untuk meneladani sifat, sikap dan budi pekerti Baginda Nabi dengan tujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta menjaga semangat beribadah,” ujar Sahaya saat menyampaikan sambutan Wali Kota.

Ia mengatakan nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW juga relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, terutama dalam menjaga kebersamaan di tengah perbedaan.

Weny mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kebaikan, menjaga keharmonisan, serta memperkuat persatuan di Kota Kotamobagu.

“Mari kita merajut kemajemukan agar tidak terjadi permusuhan. Mencontoh sifat Nabi Muhammad SAW terkait kejujuran, kesabaran dan keikhlasan, saling menyayangi, mengokohkan kebersamaan sehingga daerah Kota Kotamobagu semakin lebih baik ke depannya,” katanya.

Menurutnya, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW juga dapat menjadi landasan bagi umat Islam untuk terus melakukan perubahan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Sahaya juga mengajak masyarakat menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.

“Mari bergandengan tangan dalam menyukseskan program pemerintah sehingga Kota Kotamobagu menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” ujarnya.

Peringatan Maulid tersebut dihadiri Pimpinan Majelis Dzikir Nuurul Khairaat Habib Muhammad Naim Al Jailani, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu Jamaludin Lamato, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sahran Gonibala, Asisten II Setda Kota Kotamobagu Noval Manoppo, perwakilan Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, sangadi, lurah, serta sejumlah pihak terkait.

Melalui peringatan tersebut, Pemkot Kotamobagu berharap nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dapat semakin memperkuat kehidupan keagamaan, persatuan, serta semangat kebersamaan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.****