Selusurnews.com – Gairah sepak bola kembali memanaskan atmosfer Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro). Menjelang puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hajatan olahraga terbesar di wilayah kepulauan tersebut, Bupati Cup 2026, kini tinggal menunggu waktu untuk segera digulirkan.
Bagi masyarakat Sitaro yang mendiami gugusan kepulauan vulkanik di semenanjung utara Sulawesi ini, sepak bola telah menjelma sebagai instrumen pemersatu antarpulau. Turnamen bergengsi ini tak pelak menjadi oase hiburan dan ajang pembuktian gengsi bagi talenta-talenta lokal di wilayah berpenduduk sekitar 71 ribu jiwa tersebut, yang selalu antusias menantikan kompetisi tahunan ini.
Persiapan matang terus dikebut oleh panitia penyelenggara yang dikomandoi oleh Masronly Makainas selaku Ketua Tim Kerja. Saat ini, fokus utama panitia tengah tersedot pada penyelesaian tahapan krusial di Zona Siau, yakni verifikasi administratif dan pemantapan komposisi pemain yang akan berlaga membela panji tim masing-masing.
Wakil Ketua Tim Kerja Zona Siau yang juga menjabat sebagai Camat Siau Timur, Riki Ronald, memastikan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi.
“Untuk Zona Siau, total ada 24 tim yang terdaftar dan diverifikasi, terdiri dari 16 tim putra dan 8 tim putri. Semua pemain, baik lokal maupun transfer, menjalani proses verifikasi secara ketat,” tegas Riki.
Kehadiran pemain lokal yang berpadu dengan legiun transfer dari luar daerah dipastikan akan mendongkrak kualitas serta tensi pertandingan. Karena itu, panitia menerapkan standar pengawasan yang rigid layaknya kompetisi liga profesional guna memastikan keabsahan dan legalitas setiap nama yang didaftarkan oleh manajer tim.
Proses menuju arena pertarungan hijau ini telah disusun secara berjenjang dan sistematis. Setelah masa verifikasi berkas pemain tuntas dilaksanakan pada 10 hingga 11 Agustus lalu, panitia memberikan ruang transparansi berupa masa sanggah bagi tim peserta pada tanggal 12 hingga 13 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil dari masa sanggah tersebut, panitia penyelenggara telah melakukan verifikasi akhir pada 14 Agustus. Tahapan administratif yang berlapis ini dirancang sebagai fondasi penting sebelum seluruh peserta melangkah ke agenda pamungkas di luar lapangan.
Agenda krusial yang dimaksud adalah Technical Meeting (TM) atau Match Coordination Meeting (MCM) 2 yang khusus untuk Zona Siau dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026.
“Dalam agenda ini, panitia akan melakukan pengesahan peserta, menetapkan regulasi pertandingan sekaligus melaksanakan pengundian grup,” ungkap Sekretaris Tim Kerja Zona Siau, Brandolie Pusung.
Menariknya, panitia memberikan kelonggaran strategis sebelum ketuk palu pengesahan di MCM 2 dilakukan. Tim peserta yang mendaftarkan kurang dari 22 pemain masih diberikan “napas tambahan” untuk berburu dan memasukkan nama pemain baru ke dalam skuad mereka selama tahapan verifikasi hingga masa sanggah bergulir.
Namun, jendela transfer ini memiliki tenggat waktu yang tak bisa diganggu gugat. Setelah skuad resmi disahkan dalam forum MCM 2, komposisi pemain dinyatakan berstatus final dan terkunci; tidak ada lagi celah untuk penambahan amunisi baru meskipun kuota maksimal pemain dalam tim tersebut belum terpenuhi.
Dengan regulasi yang mulai dikunci rapat, persaingan menuju laga perdana dipastikan akan berlangsung alot dan taktis. Jika seluruh kelengkapan teknis tuntas tanpa hambatan, Opening Ceremony Bupati Cup Sitaro 2026 siap menggetarkan lapangan hijau pada 20 Agustus mendatang, yang nantinya sistem kompetisi ini juga akan melibatkan tim-tim tangguh dari Zona Tagulandang. (**)
Editor:
Ady Putong








Tidak ada Respon