1000215516

Banjir Tamako Ganggu Layanan Kesehatan, Alat Medis Puskesmas Ikut Terendam

Redaksi
Bupati Michael Thungari meninjau Puskesmas Tamako yang terdampak banjir, Jumat (24/7/2026). (Foto: SNews)
Bupati Michael Thungari meninjau Puskesmas Tamako yang terdampak banjir, Jumat (24/7/2026). (Foto: SNews)

Selusurnews.com – Banjir yang melanda Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, turut mengganggu pelayanan kesehatan masyarakat. Puskesmas Tamako terendam banjir hingga seluruh ruangannya terdampak, sementara sejumlah alat kesehatan ikut terendam.

Kondisi tersebut terungkap saat Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari meninjau langsung Puskesmas Tamako, Jumat (24/7/2026).

Banjir terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 08.00 WITA. Air masuk dan menggenangi seluruh ruangan Puskesmas Tamako, termasuk area yang digunakan untuk pelayanan kesehatan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Tamako, dr. Christy Moto, mengatakan sejumlah peralatan kesehatan terdampak banjir. Di antaranya lima tabung oksigen yang ikut terendam.

“Lima tabung oksigen terendam banjir. Kami berharap dapat dukungan untuk pengadaan kembali, karena pasien sesak napas membutuhkan oksigen. Bahkan alat tensi semua terendam,” kata Christy.

Terendamnya sejumlah alat kesehatan membuat pelayanan di Puskesmas Tamako belum dapat berjalan secara optimal. Pasien yang membutuhkan pelayanan dengan dukungan peralatan tertentu untuk sementara harus dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.

“Untuk sementara belum bisa menerima pasien karena keterbatasan alat kesehatan. Jadi kami rujuk ke Puskesmas Manganitu atau Dagho,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi persoalan serius karena ketersediaan peralatan medis merupakan bagian penting dalam memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan, terutama pasien yang membutuhkan penanganan segera.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe memastikan akan mengambil langkah untuk memulihkan pelayanan kesehatan di Puskesmas Tamako.

Bupati Michael Thungari mengatakan dirinya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe agar kebutuhan alat kesehatan di Puskesmas Tamako dapat segera dipenuhi.

“Nanti segera saya hubungi Dinas Kesehatan untuk segera diadakan,” kata Thungari.

Selain pengadaan alat kesehatan, pemerintah daerah juga akan membantu proses pembersihan Puskesmas yang terdampak banjir.

Thungari mengatakan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan dikerahkan untuk membantu membersihkan fasilitas kesehatan tersebut.

“Untuk pembersihan Puskesmas nanti kita utus personel Satpol PP membantu membersihkan Puskesmas,” ujarnya.

Pemulihan fasilitas dan peralatan kesehatan di Puskesmas Tamako menjadi penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal. Selama proses pemulihan berlangsung, pasien yang membutuhkan pelayanan dengan fasilitas tertentu masih diarahkan ke Puskesmas Manganitu maupun Puskesmas Dagho.

Banjir yang terjadi di Tamako sebelumnya juga berdampak terhadap sejumlah wilayah permukiman dan fasilitas masyarakat. Pemerintah daerah kini melakukan penanganan terhadap berbagai dampak bencana, termasuk memastikan layanan dasar seperti kesehatan dapat kembali berfungsi.

(Editor: Lekra’s)