Selusurnews.com – Pemerintah Kota Kotamobagu secara resmi melepas 37 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026. Pelepasan kontingen dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kota Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, SH, ME, di halaman Kantor Wali Kota Kotamobagu, Minggu (5/7/2026).
Dalam sambutannya, Sofyan Mokoginta mengingatkan seluruh peserta agar tidak hanya berupaya meraih prestasi terbaik di setiap cabang yang diperlombakan, tetapi juga menjaga etika, sportivitas, serta nama baik Kota Kotamobagu selama mengikuti ajang MTQ tingkat provinsi.
“Saya berharap seluruh kontingen Kafilah Kota Kotamobagu dapat menampilkan kemampuan terbaik pada setiap cabang lomba yang diikuti, sekaligus menjaga semangat sportivitas dan membawa nama baik daerah,” ujar Sofyan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan antarpeserta dan official, serta membangun hubungan persaudaraan dengan seluruh kafilah dari kabupaten dan kota lain di Sulawesi Utara.
Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi dalam bidang tilawah dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat silaturahmi antardaerah.
“Saya juga berharap seluruh peserta dan official dapat menjaga kebersamaan, mempererat persaudaraan, baik dengan sesama kontingen Kota Kotamobagu maupun dengan peserta dari daerah lain,” tambahnya.
MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 dipusatkan di Kabupaten Minahasa Utara dan diikuti oleh kafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.
Pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Kotamobagu, Moh. Aljufri Ngandu, S.Pd., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Kotamobagu, Hamdan Mokoagow, S.Pd., beserta seluruh peserta dan official Kafilah Kota Kotamobagu yang akan berlaga pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.
Pemerintah Kota Kotamobagu berharap keikutsertaan kontingen pada MTQ tahun ini dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih pada penyelenggaraan sebelumnya, sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi Qurani yang berakhlak mulia.***








Tidak ada Respon