Selusurnews.com — BRI Cabang Tahuna mengingatkan nasabah agar mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan bank, terutama melalui informasi pemblokiran rekening dan penggunaan nomor “contact center” palsu.
Imbauan tersebut disampaikan Pemimpin BRI Cabang Tahuna, Dafi Qisthi, pada Sabtu (24/10/2026). Nasabah diminta tidak mudah percaya terhadap telepon atau pesan dari pihak yang mengaku sebagai petugas bank dan meminta tindakan tertentu terkait rekening.
Dalam modus ini, pelaku menghubungi calon korban dengan menyampaikan informasi bahwa rekening akan diblokir. Korban kemudian diarahkan menghubungi nomor “contact center” tertentu yang bukan merupakan saluran resmi BRI.
Situasi tersebut dapat dimanfaatkan pelaku untuk memperoleh informasi rahasia perbankan. Karena itu, nasabah perlu berhati-hati, terutama jika menerima pesan bernada mendesak atau diminta memberikan data pribadi.
BRI Cabang Tahuna mengingatkan nasabah agar tidak memberikan nomor identifikasi pribadi (PIN), kata sandi (password), kode OTP (one-time password), maupun informasi rahasia perbankan lainnya kepada siapa pun.
Nasabah juga diminta memastikan keaslian informasi melalui kanal resmi BRI sebelum menindaklanjuti permintaan yang berkaitan dengan keamanan rekening.
Selain itu, masyarakat diimbau tidak sembarangan menghubungi nomor layanan yang diberikan oleh pihak tidak dikenal. Nomor “contact center” perlu diperiksa melalui sumber resmi agar nasabah tidak terhubung dengan pelaku penipuan.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan saat menerima pesan singkat, panggilan telepon, atau arahan melalui kanal digital yang meminta data pribadi maupun informasi rekening.
Apabila menerima informasi mencurigakan mengenai pemblokiran rekening, nasabah sebaiknya tidak terburu-buru mengikuti instruksi yang diberikan. Verifikasi melalui saluran resmi menjadi langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan data dan potensi kerugian finansial.
BRI Cabang Tahuna mengajak masyarakat menjaga kerahasiaan data perbankan dan meningkatkan kehati-hatian dalam menggunakan layanan digital.
(Editor: Rendy)







Tidak ada Respon