Humbia SS Runner Up Soeratin Cup U15, Arya Sinulingga Sebut Masa Depan Sepak Bola Sitaro Cerah

Redaksi
Aksi pemain Humbia SS (seragam hijau) dalam laga final Soeratin Cup U15 di Stadion Klabat Manado Jumat 11 September 2026. (foto: Panitia Turnamen Soeratin Cup)
Aksi pemain Humbia SS (seragam hijau) dalam laga final Soeratin Cup U15 di Stadion Klabat Manado Jumat 11 September 2026. (foto: Panitia Turnamen Soeratin Cup)

Selusurnews.com — Kendati kalah 2-0 dari Sulut FC di partai final Soeratin Cup U15 yang dihelat Jumat (11/07/2026) sore di Stadion Klabat Manado, namun aksi Vincend Bawole dkk dari Humbia Soccer School Tagulandang membuat Plt Ketua Asprov PSSI Sulut, Arya Mahendra Sinulingga terkagum-kagum.

“Ini kan bibit mudanya Sulawesi Utara, saya senangnya apa? Karena yang final juga masuk dari dari Sitaro, ini kan dari kepulauan,” cetus Exco PSSI itu saat diwawancarai Selusurnews seusai turnamen.

Tak heran, Arya melihat masa depan persepakbolaan Kabupaten Kepulauan Sitaro menunjukkan tanda-tanda kecerahan. Apalagi main 2×45 menit, fisik anak-anak pulau itu seperti tak kenal lelah. Kedua pemain sayap Humbia SS terus berlari sepanjang laga dan berkali-kali mengancam gawang Sulut FC di area kotak penalti.

Arya mengakui dari sisi fisik, skuad Tagulandang tahun ini sulit ditandingi. Namun dia juga mengingatkan dari segi teknis perlu lebih dilatih lagi.

“Ini yang saya bilang bahwa kita memang perlu banyak pertandingan. Jadi saya lihat tadi teman-teman dari Sitaro ini pertandingannya yang perlu diperbanyak supaya teknisnya makin bagus. Jadi mudah-mudahan PSSI ke depan itu memperbanyak jumlah pertandingan kalian. Makin banyak pertandingan, pasti mereka mentalnya kuat, secara teknikal juga akan makin bagus,” jelas dia.

Secara umum, Arya menyatakan sepakbola Sulawesi Utara punya potensi besar untuk berbicara lebih banyak di kancah nasional. Dirinya mendorong stakeholders olahraga daerah untuk menambah pelaksanaan turnamen, sehingga semakin banyak pula fasilitas lapangan yang perlu disediakan.

“Karena hanya dengan banyak permainan bolalah anak-anak akan makin terasah, lapangan makin banyak. Kenapa? Pasti kebutuhan lapangan akan tinggi kalau kita banyak pertandingan. Tapi kalau enggak ada pertandingan, ya nggak akan ada lapangan sepak bola,” ujar dia.

“Perbanyak pertandingan dari mana? Perbanyak jumlah SSB, perbanyak klub-klub. Perbanyak pelatih, perbanyak wasit. Cuma ini kuncinya, nggak ada yang lain,” cetus dirinya lagi.

Menyangkut kehadiran Arya Sinulingga di Asprov PSSI Sulut, Plt Bupato Sitaro Heronimus Makainas yang turut menyaksikan laga final bersama Ketua DPRD Sitari Moktar Parapaga, mengakui hal itu sangat luar biasa. Arya kata dia telah mengembangkan metode bahwa anak-anak harus diberi kesempatan yang sama dari pelosok mana pun, termasuk dari kepulauan.

“Dan ini konsep sangat strategis untuk mengembangkan persepakbolaan Indonesia yang tentu tidak dapat kita capai dalam satu dua tahun ke depan. Tetapi pada tahun-tahun mendatang, dengan metode ini, maka Indonesia akan memiliki personal-personal pemain sepak bola yang handal bagi kebanggaan Indonesia,” jelas Makainas. (**)

Editor:
Ady Putong