Ketika Pelayanan Perbankan Harus Menyeberangi Laut

Redaksi
Karlos Siregar, marketing BRI Cabang Tahuna, saat melakukan kunjungan kepada nasabah di wilayah Kepulauan Talaud. (Foto: Ist)
Karlos Siregar, marketing BRI Cabang Tahuna, saat melakukan kunjungan kepada nasabah di wilayah Kepulauan Talaud. (Foto: Ist)

Selusurnews.com — Pelayanan perbankan di wilayah kepulauan tidak selalu berlangsung di balik meja kantor. Bagi Juan Karlos Siregar, marketing BRI Cabang Tahuna, bertemu nasabah berarti menempuh perjalanan laut menuju sejumlah wilayah di Kabupaten Kepulauan Talaud.

Hampir setiap bulan, Juan meninggalkan istri dan anaknya untuk menjalankan tugas. Melonguane, Lirung, Beo hingga pulau-pulau di sekitarnya menjadi bagian dari wilayah yang harus dijangkau untuk menemui nasabah.

Perjalanan tersebut tidak selalu mudah. Transportasi laut menjadi salah satu sarana utama untuk menjangkau wilayah kerja. Kondisi gelombang, angin dan perubahan cuaca menjadi faktor yang harus diperhitungkan dalam setiap perjalanan.

Di tengah rutinitas itu, ada konsekuensi personal yang harus dijalani. Waktu bersama keluarga berkurang ketika tugas mengharuskan Juan berada di luar daerah selama beberapa hari.

“Memang tidak mudah harus meninggalkan keluarga hampir setiap bulan. Apalagi kalau kondisi cuaca sedang ekstrem dan perjalanan laut cukup menantang. Tetapi ini adalah tanggung jawab yang harus dijalankan,” ujar Juan.

Menurut dia, perjalanan ke wilayah kepulauan bukan sekadar aktivitas kerja. Pertemuan dengan nasabah menjadi kesempatan untuk mendengar kebutuhan mereka sekaligus memberikan informasi mengenai layanan dan produk perbankan.

“Ketika bisa bertemu nasabah dan membantu kebutuhan mereka, rasa lelah dan rindu kepada keluarga menjadi terbayarkan,” katanya.

Kondisi geografis Kepulauan Talaud membuat pelayanan kepada masyarakat memiliki tantangan tersendiri. Jarak antarpulau dan ketergantungan pada transportasi laut membuat kunjungan lapangan membutuhkan waktu serta kesiapan lebih dibandingkan pelayanan di wilayah perkotaan.

Bagi petugas seperti Juan, kehadiran langsung di tengah nasabah menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi dan memastikan kebutuhan layanan dapat ditindaklanjuti.

Pemimpin Cabang BRI Tahuna, Dafi Qisthi, mengatakan tantangan geografis tersebut tidak semestinya menjadi penghalang dalam memberikan pelayanan kepada nasabah.

“Saya sangat mengapresiasi semangat teman-teman marketing BRI Cabang Tahuna. Mereka tidak hanya bekerja dari kantor, tetapi turun langsung menemui nasabah, bahkan harus menempuh perjalanan laut dengan kondisi cuaca yang terkadang tidak mudah,” ujar Dafi, Senin (5/10/2026).

Menurut Dafi, petugas lapangan memiliki peran penting karena wilayah kerja BRI Cabang Tahuna mencakup kawasan kepulauan dengan karakteristik geografis yang berbeda-beda.

Karena itu, kunjungan langsung kepada nasabah tetap menjadi bagian dari aktivitas pelayanan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang berada di luar pusat-pusat perkotaan.

Kisah Juan memperlihatkan sisi lain dari pelayanan perbankan di daerah kepulauan. Di balik layanan yang diterima nasabah, terdapat perjalanan panjang yang harus ditempuh petugas untuk menjangkau satu wilayah ke wilayah lainnya.

Ada waktu bersama keluarga yang harus dikurangi, perjalanan laut yang harus dilalui, serta kondisi cuaca yang harus dihadapi. Semua menjadi bagian dari dinamika pekerjaan ketika pelayanan harus menjangkau masyarakat yang tersebar di pulau-pulau.

Bagi Juan, perjalanan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pekerjaan sekaligus cara untuk tetap menjaga hubungan dengan nasabah di wilayah yang tidak selalu mudah dijangkau.

(Editor: Rendy)