Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, pada Senin dini hari, (5/1/2026). Dilaporkan korban meninggal dunia mencapai 14 orang, 25 orang luka-luka, dan empat warga hingga kini masih dinyatakan hilang.
Data sementara Kodim 1301/Sangihe hingga pukul 20.00 Wita mencatat banjir bandang dipicu hujan dengan intensitas tinggi dan berdampak pada enam wilayah, yakni Kelurahan Bahu, Kelurahan Paseng, Kampung Laghaeng, Kampung Batusenggo, Kampung Peling, dan Kampung Bumbiha.
Selain menimbulkan korban jiwa, banjir bandang juga merusak puluhan rumah warga dan memaksa ratusan warga mengungsi. Total warga terdampak yang mengungsi mencapai 97 kepala keluarga atau 298 jiwa. Sejumlah fasilitas umum dan akses jalan tertutup material berupa batu, tanah, dan kayu, sehingga belum dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol CZI. Nazarudin telah mengerahkan personel TNI melalui Koramil 1301-02/Siau untuk membantu proses pencarian korban, evakuasi warga, serta penanganan darurat di lokasi terdampak. Proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan TNI, Polri, dan pemerintah daerah, meski terkendala cuaca hujan yang masih terjadi.
Untuk mendukung penanganan pengungsi, TNI merencanakan pengiriman bantuan dukungan personel dan logistik seberat dua ton yang terdiri dari personel Satpur, Banpur, Balak, serta Bekangdam. Bantuan berupa tenda, tempat tidur lapangan, dan perlengkapan lainnya dijadwalkan diberangkatkan melalui Dermaga PSDP Bitung menggunakan Kapal Feri Lokon Banua milik Pemerintah Kabupaten Sitaro.
Hingga kini, aparat gabungan masih melakukan pendataan lanjutan dan pencarian korban yang belum ditemukan. Perkembangan situasi bencana akan terus dilaporkan seiring proses penanganan di lapangan.
Keterangan data korban dan dampak banjir bandang Pulau Siau
Data sementara hingga pukul 20.00 Wita:
Korban meninggal dunia: 14 orang
Korban luka-luka: 25 orang
Korban hilang: 4 orang
Rumah rusak berat dan ringan: 64 unit
Rumah hilang: 21 unit
Warga mengungsi: 97 KK atau 298 jiwa
Sebaran wilayah terdampak:
Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur: 8 meninggal, 17 luka-luka, 3 hilang, 5 rumah hilang, 55 KK mengungsi (182 jiwa).
Kampung Laghaeng dan Sanumpito, Kecamatan Siau Barat Selatan: 2 meninggal, 2 luka-luka, 1 hilang, 14 rumah rusak.
Kampung Batusenggo, Kecamatan Siau Barat: 2 meninggal, 6 luka-luka, 14 rumah hilang, 23 rumah rusak berat.
* Kampung Peling, Kecamatan Siau Barat: 2 meninggal, 5 rumah hilang, 25 rumah rusak.
* Kampung Bumbiha, Kecamatan Siau Barat: nihil korban jiwa, 3 rumah rusak berat.
* Kelurahan Paseng, Kecamatan Siau Barat: nihil korban jiwa, Mako Polres Kepulauan Sitaro dan sejumlah jalan tertimbun material, 42 KK mengungsi (116 jiwa).
Sumber Rilis: Kodim 1301/Sangihe

