Bupati Sangihe Cup 2026 Diikuti 402 Atlet, Pemkab Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

Chres Limpong
Bupati Sangihe Cup 2026 Diikuti 402 Atlet, Pemkab Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter. (Foto: Chres L/Snews)
Bupati Sangihe Cup 2026 Diikuti 402 Atlet, Pemkab Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter. (Foto: Chres L/Snews)

Selusurnews.com — Sebanyak 402 atlet taekwondo dari 17 dojang di enam kabupaten/kota ambil bagian dalam Bupati Sangihe Cup Open Taekwondo Championship 2026. Kejuaraan yang mempertandingkan nomor Kyorugi dan Poomsae itu resmi dibuka Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jumat (2/10/2026).

Pembukaan kejuaraan berlangsung di GOR Membera Manente dan dihadiri perwakilan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sulawesi Utara, jajaran Forkopimda, pengurus TI Sangihe, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Pengprov TI Sulawesi Utara diwakili Ketua Komisi Perwasitan Sabeum Nim Asrul Tanjung yang mewakili Ketua Pengprov TI Sulut Amelia Tungka. Hadir pula Ketua Komisi Pertandingan Tirsa Tangkawitau dan Ketua Pengkab TI Sangihe Yunita Harimisa.

Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Penjabat Sekretaris Daerah Johanis E.H. Pilat mengatakan kejuaraan tersebut bukan semata-mata menjadi arena untuk mengejar gelar juara. Menurut dia, kompetisi harus menjadi ruang untuk membangun disiplin dan sportivitas para atlet.

“Juara adalah juara, tetapi prestasi harus dikawal dengan disiplin dan sportivitas. Mari kita uji kemampuan dengan menjunjung tinggi aturan permainan dan menghormati lawan serta wasit,” kata Johanis dalam sambutannya.

Dia menyampaikan apresiasi kepada pengurus, pelatih, atlet, dan pemilik dojang yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, kata Johanis, akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda melalui olahraga, termasuk cabang taekwondo.

“Jadikan momentum ini untuk mempererat persatuan dan kebersamaan,” ujarnya.

Selain mengejar prestasi, kejuaraan tersebut diharapkan menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda melalui nilai-nilai disiplin, mental, integritas, serta penghormatan terhadap aturan dan lawan.

Pembukaan ditandai dengan seremoni resmi yang disambut sorak-sorai “Salam Olahraga” dari ratusan atlet dan penonton yang memadati GOR Membera Manente.

(Chres L)