Boxing On The Street Manado 2026 Aylah Stirman Wakili Daerah dan Pertina Sangihe 

Ajang Boxing on The Street Manado 2026 menjadi panggung lahirnya talenta-talenta baru tinju dari Sulawesi Utara. Di antara deretan nama yang tampil penuh semangat, sosok muda bernama Aylah Zhafira Stirman sukses mencuri perhatian.

Diusianya yang ke 11 Tahun Aylah masih tergolong anak-anak, Namun Prestasi Gemilang sudah pernah diperoleh yakni Medali Perunggu di ajang Porprov Manado 2025 maka dari itulah Aylah menunjukkan mental dan determinasi yang tak kalah dari petinju lainnya. Keikutsertaannya dalam ajang pencarian bakat tersebut bukan sekadar mencoba, tetapi membawa misi besar: mengharumkan nama daerah dan organisasi yang membinanya, Pertina Sangihe.

Aylah merupakan putri pertama dari pasangan Junawir Stirman, mantan atlet silat, dan Iva Bachmid, mantan atlet voli yang di masa aktifnya juga kerap mengharumkan nama Kabupaten Kepulauan Sangihe. Darah atlet yang mengalir dari kedua orang tuanya menjadi fondasi kuat perjalanan Aylah di dunia olahraga.

Sejak awal, bakat saja tidak cukup. Aylah ditempa melalui latihan konsisten bersama pelatih Marson Makahanap. Di usia yang masih belia, ia sudah terbiasa dengan disiplin, jadwal latihan teratur, serta evaluasi teknik yang ketat. Namun lebih dari itu, kekuatan utamanya terletak pada mental bertanding yang matang.

“Semua ini hasil dari proses latihan yang panjang. Kami sebagai orang tua hanya mendukung dan memastikan dia tetap fokus serta menikmati prosesnya,” ujar Junawir Stirman.

Dukungan penuh dari keluarga menjadi energi tambahan bagi Aylah setiap kali naik ke arena. Sosk ayah yang berlatar belakang bela diri memahami pentingnya pembinaan mental, sementara sosok ibu menguatkan dari sisi disiplin dan daya tahan fisik. Kombinasi itu membentuk karakter Aylah menjadi petinju muda yang percaya diri namun tetap rendah hati.

Keikutsertaan Aylah di Boxing on The Street Manado 2026 bukan hanya tentang pertandingan. Ini adalah bukti bahwa usia bukan penghalang untuk berprestasi. Di tengah gemuruh penonton dan kerasnya persaingan, Aylah hadir sebagai simbol generasi muda Sangihe yang berani bermimpi besar.

Dengan tekad kuat, latihan konsisten, dan dukungan keluarga, Aylah Stirman membuktikan bahwa mimpi besar bisa dimulai sejak usia dini. Dari Sangihe untuk Sulawesi Utara, bahkan bukan tidak mungkin untuk Indonesia.

(Ryansengala)

Bagikan Artikel ini:

Artikel Terkait

Terpopuler Minggu Ini

#
Sangirees

Rona Senja dan Mustika di Ujung Utara Sulawesi

#

Posyandu Kampung Utaurano Gelar Pemberian Vitamin A dan Obat Cacing, Masyarakat...

#

Lumiu Dilantik Kadis Kominfo Sangihe, Perkuat Reformasi Birokrasi Lewat SPBE dan...

#

Upacara Adat atau/dan Ibadah Syukur

#

Profil Inspiratif: Mayske Angelica Takasihaeng, Perempuan Muda yang Berdikari dan Pantang...

Artikel Terbaru